Khamis, 19 Rabiul Akhir 1448H | Doa Ketika Awan Mendung Berarak dan Hujan Turun
عَنْ الْمِقْدَامِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى سَحَابًا مُقْبِلًا مِنْ أُفُقٍ مِنْ الْآفَاقِ تَرَكَ مَا هُوَ فِيهِ وَإِنْ كَانَ فِي صَلَاتِهِ حَتَّى يَسْتَقْبِلَهُ فَيَقُولُ اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا أُرْسِلَ بِهِ فَإِنْ أَمْطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً وَإِنْ كَشَفَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَلَمْ يُمْطِرْ حَمِدَ اللَّهَ عَلَى ذَلِكَ
Daripada Al-Miqdam dari ayahnya bahawa Aisyah RA telah mengkhabarkan kepadanya: Sesungguhnya Nabi SAW apabila melihat awan gelap yang bergerak dari satu ufuk (kaki langit) di antara ufuk yang tinggi, maka baginda meninggalkan semua kegiatannya termasuk solat sunat, sehingga Baginda menghadap ke arahnya lalu berdoa: " Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu daripada keburukan yang dibawa bersamanya." Jika hujan turun, maka baginda berdoa: Ya Allah jadikanlah curahan (air hujan) bermanfaat (penuh keberkatan)." (baginda membacanya) dua kali atau tiga kali. Dan jika Allah Azza Wa Jalla menghilangkan awan tersebut dan hujan tidak jadi turun, maka baginda (bersyukur) memuji Allah atas semua itu." (HR Ibnu Majah No: 3879) Status: Hadis Sahih
Pengajaran:
1. Setiap peristiwa yang berlaku seperti awan mendung yang berarak dan hujan yang turun adalah ketentuan dan ketetapan dari Allah
2. Rasulullah SAW mengajar kita berdoa apabila melihat awan mendung yang berarak agar jauh dari musibah:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا أُرْسِلَ بِهِ
“Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu daripada keburukan yang dibawa bersamanya”
3. Rasulullah SAW juga mengajar kita berdoa apabila hujan turun agar ia bermanfaat.
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Ya Allah jadikanlah curahan (air hujan) bermanfaat (penuh keberkatan).
4. Kita bukan hanya meminta sesuatu yang banyak, tetapi meminta agar ia bermanfaat dan memohon perlindungan daripada mudaratnya.
5. Bersyukur bukan sahaja atas nikmat yang Allah berikan, tetapi juga atas keburukan yang Allah hindarkan.
6. Tidak semua nikmat Allah datang dalam bentuk sesuatu yang diberikan kepada kita. Ada nikmat yang datang dalam bentuk sesuatu yang Allah jauhkan daripada kita.
7. Mukmin tidak hanya mengingati Allah ketika ditimpa musibah. Ketika melihat tanda-tandanya dia berdoa, ketika menerima nikmat dia berharap keberkatannya, dan ketika bahaya berlalu, dia bersyukur.
Amalkanlah bacaan doa apabila nampak awan mendung dan hujan turun.
No comments:
Post a Comment